Resep Kerak telor khas betawi

Resep Kerak Telur

Kerak telor termasuk jajanan tradisional yang tidak mudah ditemukan setiap hari. Penjualnya umumnya hanya hadir di sekitar kawasan Monas, Kota Tua, atau festival budaya Betawi yang diselenggarakan beberapa kali dalam setahun.
Padahal, aroma kelapa sangrai yang berpadu dengan ebi dan bawang goreng adalah perpaduan yang sulit diabaikan begitu saja.
Resep ini hadir sebagai panduan praktis untuk memasak kerak telor di rumah. Dengan menggunakan Tepung Mix Telur serta Tepung Telur Asin dari Accelist Pangan Nusantara, proses pengolahan bahan menjadi lebih mudah dan hasilnya tetap konsisten, tanpa perlu bergantung pada ketersediaan telur bebek segar yang tidak selalu ada di pasaran.
Cook Time 25 minutes
Servings: 2 orang

Ingredients
  

Bahan-Bahan
  • 100 gram Beras ketan putih (rendam minimal 2 jam)
  • 26 gram Tepung Mix Telur Accelist Pangan Nusantara + 70 ml air (setara 2 butir telur)
  • 50 gram Kelapa parut setengah tua
  • 2 sdm Ebi kering
  • Air hangat (secukupnya)
  • 1 sdm Minyak goreng
Bumbu & Pelengkap
  • 20 gram Tepung Telur Asin Accelist Pangan Nusantara +10 ml air hangat (setara ±1 butir telur asin, untuk seasoning & finishing)
  • ½ sdt Merica bubuk
  • ¼ sdt Gula pasir
  • 3 sdm Bawang goreng siap pakai (sebagian untuk campuran, sebagian untuk taburan)

Method
 

  1. Persiapan bahan: Tiriskan beras ketan putih yang telah direndam minimal 2 jam hingga airnya tidak menetes. Perendaman adalah tahap yang tidak dapat dilewati karena ketan yang kurang menyerap air berisiko tidak matang merata dan menghasilkan tekstur yang keras.
  2. Siapkan Ebi: Rendam ebi kering dengan air hangat selama 10 menit, tiriskan, lalu haluskan menggunakan cobek atau blender kecil hingga berbentuk bubuk kasar.
  3. Melarutkan tepung telur: Masukkan 26 gr Tepung Mix Telur Accelist ke dalam mangkuk, tambahkan 78 ml air bersih, lalu aduk perlahan hingga larut sempurna tanpa gumpalan. Diamkan selama 3 sampai 5 menit agar larutan mengembang dengan baik. Di wadah terpisah, larutkan 20 gr Tepung Telur Asin Accelist dengan 10 ml air hangat. Aduk rata, kemudian sisihkan.
  4. Menyangrai kelapa: Panaskan wajan kering di atas api kecil, lalu masukkan kelapa parut. Sangrai selama 5 sampai 7 menit hingga berwarna kekuningan dan aroma kelapanya keluar. Angkat dan sisihkan.
  5. Menyiapkan campuran adonan: Masukkan ebi halus, 2 sdm kelapa sangrai, larutan Tepung Telur Asin, merica bubuk, dan gula pasir ke dalam larutan Tepung Mix Telur. Aduk hingga seluruh bahan tercampur rata.
  6. Memasak ketan: Panaskan wajan datar antilengket berdiameter sekitar 18 cm di atas api sedang. Tuangkan minyak goreng dan ratakan ke seluruh permukaan wajan.
    Masukkan beras ketan yang telah ditiriskan, lalu ratakan hingga menutupi seluruh dasar wajan dalam lapisan tipis yang seragam. Kecilkan api dan masak selama 10 sampai 12 menit hingga bagian bawah ketan mulai kering dan tidak melekat pada wajan.
  7. Menuangkan adonan telur: Setelah ketan setengah matang, tuangkan campuran adonan telur secara merata di atasnya. Gunakan sendok untuk meratakan adonan agar masuk ke sela-sela ketan. Taburkan sisa kelapa sangrai dan 2 sdm bawang goreng di atas adonan.
  8. Teknik pemanggangan tradisional: Jangan tutup wajan. Setelah bagian tepi adonan mulai mengering dan berwarna keemasan, miringkan wajan menghadap sumber panas secara perlahan agar bagian atas adonan terkena panas langsung. Teknik inilah yang membedakan kerak telor dari jajanan lainnya.
    Proses ini berlangsung sekitar 8 sampai 10 menit. Kerak telor siap diangkat apabila seluruh permukaan sudah berwarna cokelat keemasan dan pinggiran terasa crispy saat diperiksa dengan spatula.
  9. Finishing dengan Tepung Telur Asin: Angkat kerak telor dari wajan. Oleskan tipis sisa larutan Tepung Telur Asin Accelist di atas permukaan kerak sebagai lapisan gurih asin terakhir, kemudian taburi bawang goreng ekstra secukupnya.
  10. Penyajian: Sajikan segera selagi hangat. Kerak telor paling baik dinikmati dalam 5 sampai 10 menit setelah diangkat dari wajan, saat lapisan ketan masih dalam kondisi crispy dan aromanya masih utuh.
Scroll to Top