Menikmati masakan dari berbagai negara kini semakin mudah, tetapi biaya yang dibutuhkan untuk mencicipinya di restoran sering kali tidak sedikit. Di sisi lain, minat masyarakat terhadap hidangan internasional terus meningkat karena menawarkan cita rasa dan pengalaman kuliner yang berbeda.
Memasak sendiri dapat menjadi alternatif yang lebih hemat sekaligus fleksibel. Dengan menguasai beberapa resep dari berbagai negara, Anda bisa menikmati beragam hidangan khas dunia di rumah tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar.
Mengapa Makanan Internasional Semakin Diminati untuk Dibuat Sendiri?
Media sosial membuat berbagai resep dari seluruh dunia semakin mudah diakses. Melalui video singkat dan panduan langkah demi langkah, banyak hidangan internasional yang sebelumnya terlihat rumit kini dapat dipraktikkan sendiri di rumah. Selain menambah keterampilan memasak, cara ini juga membantu menghemat pengeluaran dibandingkan harus sering membeli makanan di restoran.
Minat memasak di rumah juga tetap tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan survei yang dilaporkan oleh Deloitte, sekitar 48% konsumen berencana memasak lebih sering dibandingkan sebelum pandemi, sementara hanya 7% yang memperkirakan akan memasak lebih sedikit.
Data ini menunjukkan bahwa aktivitas memasak di rumah telah menjadi kebiasaan yang bertahan, sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk mencoba berbagai hidangan dari negara lain secara mandiri.
Selain itu, bahan baku internasional kini lebih mudah ditemukan di pasar modern maupun platform belanja online. Kombinasi kemudahan akses resep, ketersediaan bahan, dan biaya yang lebih hemat membuat makanan internasional semakin diminati untuk dibuat sendiri di rumah.
Apa Saja Makanan Internasional yang Mudah Dibuat?
Daftar berikut berisi berbagai hidangan populer dari berbagai negara yang relatif mudah dibuat di rumah, bahkan oleh pemula. Menariknya, banyak resep internasional mengandalkan bahan sederhana seperti telur untuk membantu membentuk tekstur, rasa, maupun struktur hidangan.
1. Spaghetti (Italia)
Spaghetti adalah salah satu hidangan internasional yang paling mudah dipraktikkan di dapur rumah. Pasta cukup direbus hingga mencapai tingkat al dente (matang tetapi masih memiliki sedikit tekstur saat digigit).
Saus menjadi elemen yang menentukan cita rasa akhir hidangan. Pada resep klasik seperti Carbonara, kuning telur digunakan untuk menciptakan tekstur saus yang lembut dan menyatu dengan pasta. Ketika dicampurkan dengan panas sisa pasta, kuning telur membantu membentuk saus yang kaya dan mampu melapisi setiap untaian spaghetti tanpa perlu menggunakan banyak bahan tambahan.
2. Omurice (Jepang)
Omurice adalah hidangan rumahan populer dari Jepang yang terdiri atas nasi goreng berbumbu ringan yang dibungkus dengan omelet di bagian atasnya. Menu ini dikenal karena rasanya yang sederhana, tetapi tetap mengenyangkan dan mudah dibuat di rumah.
Kombinasi rasa gurih dari nasi dan tekstur telur yang halus menjadikannya salah satu menu yang cukup ramah bagi pemula.
Kunci utama hidangan ini terletak pada teknik memasak telur. Cairan telur utuh digunakan untuk menghasilkan lapisan omelet yang lembut dan sedikit creamy. Untuk mendapatkan hasil yang mulus, telur biasanya dimasak dengan api sedang hingga kecil agar tetap lembap dan tidak terlalu matang.
Nama Omurice berasal dari gabungan kata omelet dan rice (nasi) yang merupakan contoh wasei-eigo (istilah bahasa Jepang yang dibentuk dari kata-kata serapan bahasa Inggris).
3. Hotdog (Amerika Serikat)
Hotdog merupakan hidangan sederhana yang terdiri atas sosis yang disajikan di dalam roti panjang. Menu ini populer karena mudah dibuat dan tidak memerlukan teknik memasak yang rumit. Cukup panaskan atau panggang sosis, lalu sajikan bersama roti dan berbagai pelengkap sesuai selera.
Cita rasa hotdog umumnya berasal dari kombinasi saus dan topping. Mayones, yang dibuat melalui proses emulsi (penyatuan dua cairan yang biasanya tidak dapat bercampur, seperti minyak dan kuning telur), sering digunakan untuk memberikan rasa gurih dan tekstur lembut. Saus ini kemudian dipadukan dengan mustard yang memiliki rasa lebih tajam dan khas.
Nama hotdog diyakini berasal dari julukan yang muncul di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19. Saat itu, sosis yang dibawa oleh imigran Jerman sering dikaitkan dengan anjing ras dachshund (anjing bertubuh panjang dan berkaki pendek) karena bentuknya yang serupa. Seiring waktu, sebutan tersebut berkembang menjadi nama yang dikenal luas hingga sekarang.
4. Bibimbap (Korea Selatan)
Bibimbap adalah hidangan khas Korea Selatan yang terdiri atas nasi hangat yang disajikan bersama aneka sayuran, daging, dan saus khas. Menu ini cukup mudah dibuat karena sebagian besar bahan hanya perlu ditumis atau direbus secara terpisah sebelum disusun di atas nasi.
Beragam sayuran seperti bayam, wortel, tauge, dan mentimun biasanya digunakan untuk memberikan variasi warna, tekstur, dan cita rasa. Setelah semua bahan tersusun, hidangan disajikan dengan saus gochujang (pasta cabai fermentasi khas Korea yang memiliki rasa pedas, manis, dan gurih).
Salah satu elemen penting dalam bibimbap adalah telur mata sapi yang diletakkan di bagian tengah mangkuk. Saat kuning telur pecah dan tercampur dengan nasi, teksturnya membantu menyatukan berbagai bahan dan memberikan sensasi yang lebih lembut pada setiap suapan.
Secara tradisional, bibimbap juga dikenal sebagai hidangan yang memanfaatkan berbagai lauk dan sayuran yang tersedia di rumah. Karena itu, menu ini berkembang menjadi salah satu makanan Korea yang praktis, bergizi, dan mudah disesuaikan dengan bahan yang dimiliki.
5. Tacos (Meksiko)
Tacos adalah hidangan khas Meksiko yang terdiri atas tortilla (roti pipih tipis berbahan jagung atau gandum) dengan berbagai isian sesuai selera. Menu ini cukup mudah dibuat karena Anda hanya perlu memanaskan tortilla lalu mengisinya dengan bahan yang diinginkan.
Isian yang umum digunakan meliputi daging cincang berbumbu, keju parut, dan salsa (saus tomat segar berbumbu). Pada beberapa variasi sarapan, telur orak-arik juga sering digunakan sebagai sumber protein yang memberikan tekstur lembut dan mengenyangkan.
Menariknya, kata taco diyakini berasal dari istilah yang digunakan para penambang perak di Meksiko pada abad ke-18 untuk menyebut gulungan kertas berisi bubuk mesiu yang digunakan untuk memecahkan batu.
6. Pad Thai (Thailand)
Pad Thai adalah hidangan mi goreng khas Thailand yang terkenal dengan perpaduan rasa manis, asam, gurih, dan sedikit pedas. Menu ini umumnya menggunakan kwetiau (mi pipih berbahan beras) yang dimasak bersama pasta asam jawa, kecap ikan, tauge, dan berbagai pelengkap lainnya.
Proses memasaknya dilakukan dengan api cukup besar untuk menghasilkan wok hei (aroma khas yang muncul dari masakan yang ditumis pada suhu tinggi). Telur ayam biasanya ditambahkan langsung ke dalam wajan untuk membantu menyatukan mi dan bumbu secara merata.
Fakta uniknya, Pad Thai bukan hidangan kuno yang telah ada selama ratusan tahun. Popularitasnya berkembang melalui kampanye pemerintah Thailand pada era 1930-an sebagai bagian dari upaya membangun identitas kuliner nasional.
7. Kebab (Turki)
Kebab adalah hidangan khas Turki yang relatif mudah dibuat di rumah. Isinya berupa irisan daging sapi atau ayam panggang yang dibungkus menggunakan roti pita (roti bundar berongga di bagian tengah) atau roti tipis sejenis.
Untuk menambah kesegaran dan tekstur, kebab biasanya dilengkapi dengan sayuran seperti selada, tomat, dan bawang bombai. Saus berbahan dasar yogurt atau mayones sering ditambahkan untuk memberikan rasa gurih dan menjaga isian tetap lembut saat disantap.
Teknik memanggang daging pada tusukan dalam pembuatan kebab telah digunakan di wilayah Turki dan Timur Tengah sejak berabad-abad lalu. Sejumlah sejarawan kuliner meyakini metode ini berkembang dari kebiasaan memanggang potongan daging di atas api terbuka saat bepergian atau dalam aktivitas militer.
8. Oyakodon (Jepang)
Oyakodon adalah hidangan Jepang berupa rice bowl (nasi dalam mangkuk dengan lauk di atasnya) yang terdiri atas ayam dan telur yang dimasak bersama dalam kuah berbumbu. Cita rasanya didominasi kaldu dashi (kaldu khas Jepang yang umumnya dibuat dari ikan atau rumput laut) dan kecap asin.
Potongan ayam direbus hingga empuk, kemudian telur kocok dituangkan perlahan ke dalam kuah panas hingga menghasilkan tekstur yang lembut. Saat disajikan di atas nasi hangat, campuran kuah, ayam, dan telur menciptakan rasa gurih yang khas.
Nama oyakodon secara harfiah berarti “mangkuk orang tua dan anak”, merujuk pada penggunaan daging ayam dan telur dalam satu hidangan yang sama.
9. Spam Musubi (Hawaii)
Spam Musubi adalah camilan khas Hawaii yang memadukan pengaruh kuliner Amerika Serikat dan Jepang. Hidangan ini terdiri atas nasi yang dipadatkan, potongan spam (daging olahan kalengan), dan lembaran nori (rumput laut kering) sebagai pengikat.
Spam biasanya dipanggang atau digoreng terlebih dahulu bersama saus teriyaki (saus manis gurih berbahan dasar kecap asin). Beberapa resep juga menambahkan lapisan telur dadar tipis untuk memberikan rasa yang lebih kaya dan tampilan yang lebih menarik.
Popularitas Spam di Hawaii berakar dari Perang Dunia II, ketika daging kaleng tersebut menjadi bagian dari pasokan makanan militer Amerika Serikat yang banyak didistribusikan di kawasan Pasifik.
10. Sushi Roll Simple (Jepang)
Sushi roll sederhana merupakan salah satu variasi sushi yang cukup mudah dibuat di rumah. Hidangan ini menggunakan nasi yang telah dicampur cuka beras agar memiliki tekstur yang lebih lengket dan mudah digulung bersama lembaran nori.
Untuk isian, Anda dapat menggunakan berbagai bahan sesuai selera. Salah satu pilihan yang populer adalah tamagoyaki karena mudah dibuat dan cocok dipadukan dengan nasi sushi.
Pada awal perkembangannya, sushi tidak disajikan seperti yang dikenal saat ini. Nasi yang dicampur cuka atau difermentasi awalnya digunakan sebagai media untuk mengawetkan ikan sebelum akhirnya berkembang menjadi bagian utama dari hidangan sushi modern.
11. Tom Yam Goong (Thailand)
Tom Yam Goong adalah sup khas Thailand yang dikenal dengan perpaduan rasa asam, pedas, dan segar. Kuahnya dibuat dari kaldu udang yang direbus bersama berbagai rempah aromatik seperti serai, lengkuas, dan daun jeruk.
Beberapa variasi modern menambahkan telur asin untuk memberikan rasa gurih yang lebih kuat serta membuat tekstur kuah terasa lebih kaya. Kombinasi ini membantu menyeimbangkan karakter asam dan pedas yang menjadi ciri khas Tom Yam.
Dalam bahasa Thailand, tom berarti “merebus”, sedangkan yam merujuk pada hidangan dengan perpaduan rasa asam dan pedas. Nama tersebut menggambarkan teknik dan karakter rasa utama dari hidangan ini.
12. Dimsum Siomay (Hong Kong)
Dimsum siomay merupakan salah satu hidangan kukus yang populer dalam tradisi dim sum (aneka makanan kecil yang disajikan bersama teh). Isian utamanya biasanya berupa campuran daging ayam, udang, atau ikan yang dibungkus menggunakan kulit pangsit tipis sebelum dikukus hingga matang.
Pada banyak resep, putih telur digunakan sebagai bahan pengikat untuk membantu menyatukan adonan isian agar tetap padat dan lembut setelah proses pengukusan. Takaran yang tepat penting untuk menghasilkan tekstur siomay yang kenyal tanpa menjadi terlalu keras.
Tradisi dim sum berkembang dari rumah-rumah teh di wilayah Tiongkok Selatan yang dahulu menjadi tempat persinggahan para pelancong. Istilah dim sum sendiri secara harfiah berarti “menyentuh hati”, menggambarkan makanan ringan yang disajikan untuk menemani waktu bersantai dan minum teh.
13. Cheeseburger (Amerika Serikat)
Cheeseburger adalah roti bundar yang berisi patty (daging cincang yang dibentuk pipih) dan keju leleh. Hidangan ini cukup mudah dibuat di rumah karena Anda dapat mengatur sendiri kualitas bahan serta tingkat kematangan daging sesuai selera.
Selain daging dan keju, cheeseburger biasanya dilengkapi berbagai saus dan sayuran. Mayones, yang dibuat dari emulsi minyak dan kuning telur, sering digunakan sebagai dasar berbagai saus burger. Beberapa variasi rumahan juga menambahkan telur untuk menambah rasa dan kandungan protein.
Penambahan keju pada hamburger diyakini mulai populer di Amerika Serikat pada awal abad ke-20. Salah satu cerita yang paling sering dikutip menyebutkan bahwa seorang juru masak menambahkan keju di atas daging yang sedang dipanggang, lalu kombinasi tersebut mendapat respons positif dari pelanggan dan berkembang menjadi cheeseburger yang dikenal saat ini.
14. Gelato (Italia)
Gelato adalah hidangan penutup khas Italia yang sering dibandingkan dengan es krim. Meski serupa, gelato memiliki tekstur yang lebih padat dan lembut karena mengandung lebih sedikit udara dibandingkan es krim pada umumnya.
Berbeda dengan es krim biasa, gelato umumnya disajikan pada suhu yang sedikit lebih hangat. Suhu ini membuat teksturnya tetap lembut dan membantu cita rasa bahan-bahan seperti cokelat, vanila, atau buah lebih mudah terasa saat dinikmati.
15. Fish and Chips (Inggris)
Fish and Chips adalah hidangan khas Inggris yang terdiri atas ikan goreng berbalut tepung dan kentang goreng. Ciri utamanya adalah lapisan luar yang renyah dengan daging ikan yang tetap lembut di bagian dalam.
Untuk menghasilkan tekstur yang ringan dan garing, adonan tepung sering dibuat menggunakan air soda. Beberapa resep juga menambahkan putih telur yang dikocok untuk membantu menciptakan lapisan yang lebih renyah setelah digoreng.
Hidangan ini biasanya disajikan bersama saus tartar (saus berbahan dasar mayones, lemon, dan acar cincang) yang memberikan rasa segar dan sedikit asam sebagai pelengkap ikan goreng.
Meski dikenal sebagai ikon kuliner Inggris, sejumlah sejarawan meyakini tradisi ikan goreng berlapis tepung berasal dari komunitas Yahudi Sephardic yang bermigrasi dari Portugal dan Spanyol ke Inggris, kemudian berkembang dan dipadukan dengan kentang goreng hingga menjadi Fish and Chips yang populer saat ini
Tantangan Persiapan Bahan Mentah dan Solusi Praktisnya
Mencoba berbagai resep masakan luar negeri di atas memang menyenangkan, tetapi proses menyiapkan bahan mentahnya sering kali merepotkan. Hidangan ikonik (terkenal dan menjadi ciri khas) seperti Carbonara, Oyakodon, sampai Gelato sangat bergantung pada penggunaan bagian telur yang dipisah secara spesifik.
Memisahkan kuning dan putih telur secara manual (menggunakan tangan secara langsung) tentu akan membuang waktu persiapan masak Anda. Kebiasaan ini juga menimbulkan pemborosan akibat sisa bagian telur yang terbuang percuma.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut kontaminasi silang (cross contamination) sebagai salah satu penyebab utama penyakit bawaan makanan. WHO juga mencatat bahwa salmonellosis, yaitu infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella, sering ditularkan melalui pangan asal hewan yang terkontaminasi, terutama telur, daging, unggas, dan susu. Oleh karena itu, telur mentah perlu ditangani secara higienis untuk mengurangi risiko perpindahan bakteri ke bahan makanan, peralatan, maupun permukaan kerja di dapur.
Accelist Pangan Nusantara hadir menyediakan varian tepung telur berkualitas tinggi untuk menjawab masalah di dapur tersebut. Produk inovatif (bersifat pembaruan) ini sangat praktis, higienis (bersih dan bebas kuman), serta konsisten (mutunya selalu sama di setiap kemasan).
Anda bisa menyimpannya dengan mudah dan menggunakannya langsung tanpa perlu lagi repot memecahkan cangkang telur mentah. Berikut adalah berbagai pilihan produk yang siap mempermudah proses memasak Anda di rumah tanpa membuang banyak waktu.
- Tepung Telur Putih
Produk ini merupakan pilihan paling pas untuk membuat adonan yang membutuhkan volume pengembangan maksimal. Anda bisa menggunakannya untuk menciptakan struktur makanan yang kokoh pada hidangan kukus seperti Dimsum Siomay tanpa perlu repot memisahkan putih telur segar. - Tepung Telur Asin
Varian ini memberikan cita rasa gurih telur asin yang kuat secara merata pada setiap porsi masakan Anda. Anda bisa langsung menaburkannya untuk membuat aneka saus kekinian atau meracik kuah Tom Yam pekat tanpa harus melewati proses perebusan dan pelumatan telur asin utuh yang menyita waktu. - Tepung Telur Mix
Produk ini hadir sebagai jalan keluar paling praktis untuk menggantikan fungsi telur segar secara keseluruhan. Bentuk bubuk kering membuatnya jauh lebih awet saat Anda simpan di rak dapur. Bahan ini juga sangat mudah Anda campurkan ke dalam berbagai adonan dasar pembuatan mi atau aneka kue. - Tepung Kuning Telur
Bahan ini terbukti mampu menghasilkan rasa gurih alami yang sangat pekat pada hidangan spesial Anda. Penggunaannya terjamin bebas dari risiko kuman berbahaya saat Anda membuat racikan saus emulsi (penyatuan dua cairan kental) atau hidangan penutup dingin seperti Gelato.
Kesimpulan
Memasak masakan dari berbagai negara di rumah kini bukan lagi sekadar tren (kecenderungan yang sedang populer) sesaat. Kebiasaan ini sudah berubah menjadi gaya hidup yang ampuh menghemat anggaran belanja.
Internet memang sangat memudahkan Anda untuk memasak menu dari berbagai benua. Namun rahasia utamanya selalu kembali pada cara Anda memilih bahan baku yang mempermudah proses penyajian.
Anda perlu memperhitungkan waktu persiapan, efisiensi, dan jaminan kebersihan saat mencoba resep yang rumit. Memilih bahan alternatif yang tepat akan mencegah penumpukan sisa bahan makanan yang terbuang percuma.
Langkah ini juga sangat ampuh untuk menekan risiko kontaminasi di meja dapur Anda. Memasak pada dasarnya harus menjadi kegiatan rekreasi yang aman, terukur secara pasti, dan tentunya memuaskan selera.
Kehadiran produk dari Accelist Pangan Nusantara membantu Anda mendapatkan kemudahan tersebut. Anda kini bebas mencoba 15 makanan internasional secara praktis dan terhindar dari tumpukan sampah cangkang mentah. Produk tepung telur ini memastikan setiap porsi hidangan Anda selalu memiliki tekstur serta rasa autentik yang setara dengan kualitas restoran kelas dunia.
FAQ
Anda bisa mengganti beberapa bahan khusus seperti pasta asam jawa dengan air asam jawa biasa yang mudah ditemukan di pasar lokal.
Waktu ideal merebus spaghetti kering untuk mencapai tekstur al dente biasanya berkisar antara 8 sampai 10 menit dalam air mendidih yang sudah diberi garam.
Campuran daging sapi giling dengan rasio 80 persen daging dan 20 persen lemak adalah pilihan terbaik agar patty tetap juicy saat dipanggang.
Anda bisa membuat gelato tanpa mesin dengan cara membekukan adonan custard kuning telur di freezer dan mengaduknya secara manual setiap 30 menit sampai padat.
Bayam rebus, tauge, wortel potong korek api, dan jamur shitake adalah kombinasi sayuran standar yang wajib dibumbui minyak wijen lalu ditumis terpisah untuk isian bibimbap.

