Century Egg: Telur Hitam Asal Tiongkok yang Membuat Banyak Orang Penasaran

Bayangkan seorang turis di restoran Tionghoa memesan bubur dan menemukan potongan telur berwarna hitam pekat dengan kuning kehijauan di atasnya. […]

Century egg, telur hitam khas Tiongkok

Bayangkan seorang turis di restoran Tionghoa memesan bubur dan menemukan potongan telur berwarna hitam pekat dengan kuning kehijauan di atasnya. Banyak yang ragu mencicipinya karena penampilannya cukup mengejutkan bagi yang belum pernah melihat. Padahal, telur ini sudah disantap warga Tiongkok selama ratusan tahun dan tetap jadi menu favorit di berbagai rumah makan Asia.

Telur tersebut dikenal dengan nama century egg, dan namanya sendiri kerap memicu rasa penasaran sebelum orang sempat mencicipinya. Berikut pembahasan lengkap mulai dari asal usul, proses pembuatan, hingga cara terbaik menikmati century egg.

Apa Itu Century Egg?

Century egg adalah telur yang diawetkan dengan campuran bahan alkali (zat bersifat basa seperti kapur dan abu kayu) sehingga warna dan teksturnya berubah drastis dari telur biasa. Putih telur berubah menjadi gelap menyerupai gel, sementara kuning telurnya berwarna abu-abu kehijauan dengan tekstur lembut.

Aroma yang dihasilkan dari proses ini cukup khas dan sering jadi bahan pembicaraan. Banyak orang yang baru mencoba menyebut aromanya menyengat dan tidak biasa, bahkan ada yang membandingkannya dengan bau amonia, meski rasanya sendiri justru gurih dengan sedikit sensasi seperti keju matang.

Nama “century egg” sering membuat orang salah paham. Durasi pengawetannya yang hanya beberapa minggu hingga beberapa bulan justru terkesan lama bagi sebagian orang, sehingga muncul kesan berlebihan seolah telur ini benar-benar diawetkan selama seratus tahun.

Di beberapa daerah, telur ini juga dikenal dengan nama lain. Di Taiwan misalnya, masyarakat menyebutnya “tung hwa“, sedangkan di Indonesia sebagian orang mengenalnya sebagai telur hitam atau telur asin hitam.

Sejarah Century Egg yang Penuh Misteri

Sebelum membahas cara pembuatannya, penting untuk memahami bagaimana telur unik ini pertama kali muncul. Catatan pasti soal asal usul century egg memang tidak banyak ditemukan, tapi ada beberapa teori yang berkembang di kalangan pencinta kuliner Tiongkok.

National Geographic Indonesia menyebutkan bahwa rincian tentang century egg tidak terdokumentasikan dengan baik, namun para ilmuwan memperkirakan telur ini sudah ada sejak lebih dari 500 tahun lalu pada masa Dinasti Ming. Versi lain yang banyak diceritakan dari mulut ke mulut menyebut telur ini ditemukan secara tidak sengaja, ketika seseorang meninggalkan telur bebek di dalam kolam berisi campuran tanah liat dan abu untuk waktu yang cukup lama.

Setelah dibuka, telur tersebut sudah berubah bentuk dan warna, namun ternyata masih aman dan nikmat untuk dimakan. Sejak itu, teknik pengawetan tersebut terus dipraktikkan dan berkembang menjadi tradisi kuliner yang diwariskan turun temurun di pedesaan Tiongkok.

Bagaimana Proses Pembuatan Century Egg?

Rasa penasaran soal sejarahnya biasanya berlanjut ke pertanyaan lain, yaitu bagaimana telur biasa bisa berubah menjadi century egg. Prosesnya sebenarnya cukup sederhana meski membutuhkan waktu yang tidak singkat. Berikut tahapan umum yang biasa dilakukan, baik secara tradisional maupun modern.

  1. Pemilihan Telur
    Telur bebek paling sering dipakai, tapi telur ayam dan telur puyuh juga bisa digunakan. Syaratnya, telur harus dalam kondisi segar dan cangkangnya tidak retak agar proses pengawetan berjalan sempurna.
  2. Pembuatan Campuran Alkali
    Bahan utamanya berupa abu kayu, kapur, garam, dan terkadang teh hitam pekat. Campuran ini menciptakan lingkungan basa yang dibutuhkan untuk mengubah struktur protein dalam telur. Sebagai contoh, sebagian pembuat tradisional merebus teh hitam terlebih dahulu, membiarkannya dingin, lalu mencampurnya dengan kapur dan garam sebelum digunakan untuk melapisi telur.
  3. Pelapisan dan Penyimpanan
    Telur kemudian dilapisi dengan campuran tersebut, lalu dibungkus sekam padi agar lapisan alkali menempel dengan baik. Telur yang sudah dibungkus disimpan di tempat gelap dan kedap udara selama beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung metode yang dipakai.
  4. Hasil Akhir
    Setelah waktu pengawetan selesai, lapisan dibersihkan dan telur siap dikonsumsi. Putih telur akan berubah menjadi cokelat gelap menyerupai gel, sedangkan kuningnya menjadi abu-abu kehijauan dengan aroma yang cukup tajam.

Baca juga: 7 Cara Menyimpan Telur yang Benar agar Tetap Segar dan Aman Dikonsumsi

Cara Menikmati Century Egg dalam Berbagai Hidangan

Selain dimakan langsung, century egg juga punya banyak cara penyajian di dapur Tionghoa maupun Asia Tenggara. Beberapa olahan berikut bisa jadi gambaran seberapa fleksibel bahan ini digunakan.

  • Bubur century egg: Telur dipotong kecil dan dicampurkan ke dalam bubur nasi hangat bersama ayam suwir atau daging cincang.
  • Salad tahu century egg: Tahu sutra dingin dipadukan dengan potongan century egg, lalu disiram kecap asin dan minyak wijen.
  • Tumis sayuran dengan century egg: Telur dipotong dadu dan ditumis bersama sayuran hijau seperti bayam atau kangkung.

Sebagai contoh, hidangan bubur century egg sering dijadikan menu sarapan di banyak restoran dim sum karena rasanya yang ringan namun tetap mengenyangkan.

Apakah Century Egg Aman Dikonsumsi?

Pertanyaan ini wajar muncul mengingat proses pembuatannya menggunakan bahan kimia seperti kapur dan abu kayu. Pada dasarnya, century egg aman dikonsumsi selama dibuat dengan komposisi dan waktu pengawetan yang tepat.

Masalah biasanya muncul jika produsen menggunakan logam berat seperti timbal untuk mempercepat proses pematangan warna. Menurut kajian yang dipublikasikan ScienceDirect, praktik ini memang pernah jadi perhatian khusus karena residu logam berat bisa terserap ke dalam putih dan kuning telur selama proses pengawetan.

Karena itu, regulasi pangan modern kini mendorong produsen beralih ke bahan yang lebih aman seperti seng oksida. Memilih century egg dari produsen yang sudah terpercaya dan mengikuti standar keamanan pangan pun menjadi hal yang penting.

Bagi yang masih khawatir, ada cara sederhana untuk mengecek kualitas century egg sebelum dikonsumsi. Telur yang baik biasanya punya aroma khas yang tajam namun tidak menyengat seperti bahan kimia, dan teksturnya tetap kenyal saat dipotong, bukan berlendir atau berbau busuk.

Makanan Populer Olahan Telur Bebek Lainnya

Mengingat century egg pada dasarnya terbuat dari telur bebek, ada baiknya kita juga mengenal olahan lain berbasis telur bebek yang sama populernya di kalangan pencinta kuliner Asia. Beberapa produk berikut bisa jadi referensi jika Anda ingin mengeksplorasi rasa telur bebek lebih jauh.

  • Salted egg sauce: Kuning telur bebek asin dihaluskan dan diolah menjadi saus krimi, biasa dipakai untuk melumuri ayam goreng atau kentang goreng.
  • Mooncake: Kue tradisional Tiongkok berisi pasta kacang merah atau biji teratai, dengan kuning telur bebek asin di tengahnya sebagai simbol bulan purnama.
  • Telur asin rebus: Telur bebek yang direndam dalam larutan garam selama beberapa minggu, lalu direbus dan disajikan utuh sebagai pelengkap nasi.

Sebagai contoh, kombinasi salted egg sauce dengan ayam goreng kini menjadi salah satu menu favorit di banyak restoran cepat saji modern.

Baca juga: Protein Telur Bebek: Nutrisi Penting yang Tersimpan dalam Setiap Butirnya

Kesimpulan

Century egg adalah salah satu warisan kuliner Tiongkok yang tetap bertahan meski penampilannya kerap membuat orang ragu mencicipinya. Proses pengawetannya yang memanfaatkan campuran alkali membuktikan bagaimana metode pengolahan telur bisa menghasilkan cita rasa dan tekstur yang sangat berbeda dari telur pada umumnya.

Dari telur bebek segar yang melalui proses pengolahan khusus, lahirlah berbagai produk pangan dengan karakteristik unik dan nilai jual tersendiri, mulai dari century egg hingga olahan telur asin yang lebih familiar di lidah masyarakat Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa telur bebek punya potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai tambah, salah satunya Salted Egg.

Salah satu produk olahan telur bebek yang banyak diminati untuk kebutuhan tersebut adalah Salted Egg, yang menawarkan cita rasa gurih khas telur asin dengan kualitas dan konsistensi yang terjaga. Jika Anda membutuhkan pasokan tepung telur, khususnya Tepung Telur Asin berkualitas untuk kebutuhan produksi, Hubungi Kami untuk informasi lebih lanjut.

FAQ

Apakah century egg benar-benar berumur seratus tahun?

Tidak. Proses pengawetannya hanya berlangsung beberapa minggu hingga beberapa bulan, bukan seratus tahun seperti namanya.

Telur apa yang biasa digunakan untuk membuat century egg?

Telur bebek paling umum digunakan, meski telur ayam dan telur puyuh juga bisa diolah dengan cara yang sama.

Apakah century egg aman dimakan langsung tanpa dimasak?

Aman, karena proses pengawetan alkali sudah mengubah struktur protein telur secara menyeluruh sehingga tidak perlu dimasak lagi.

Mengapa aroma century egg cukup menyengat?

Aroma tersebut muncul dari reaksi kimia selama proses pengawetan yang melibatkan kapur dan abu kayu.

Di mana century egg biasa ditemukan di Indonesia?

Century egg cukup mudah ditemukan di restoran Tionghoa, supermarket Asia, atau toko bahan makanan oriental di kota-kota besar.

MengenalAccelist Pangan Nusantara

Produsen Tepung Telur Berkualitas

Accelist Pangan Nusantara adalah produsen tepung telur Indonesia yang berkomitmen menghadirkan bahan pangan berkualitas tinggi, bebas Salmonella, bersertifikat Halal, dan siap mendukung kebutuhan dapur komersial Anda.

Produk kamiTepung Telur PutihTepung Kuning TelurTepung Telur MixTepung Telur Asin
Scroll to Top